Kardusdapat dibuat atap rumah dalam miniatur bangunan tradisional karena?. Question from @Vianray - Sekolah Menengah Pertama - Seni baik siku bagian dalam maupun siku bagian luar adalah Answer. Vianray January 2019 | 0 Replies . jenis dan bentuk produk pangan setengah jadi menjadi produk pangan siap dikonsumsi dki jakarta dari serealia
RumahCom – Model atap rumah minimalis yang Anda pilih bisa mempengaruhi penampilan rumah secara keseluruhan. Meski kemungkinannya modelnya tidak banyak atau cenderung sama, tapi tetap saja butuh pertimbangan untuk memilih model atap rumah minimalis Anda. Apalagi, Atap memiliki fungsi penting dari suatu bangunan karena merupakan bagian rumah yang paling tinggi dan paling nampak dari kejauhan. Tak hanya mempengaruhi bentuk bangunan secara keseluruhan, atap juga punya peran penting untuk melindungi bangunan di bawahnya agar tetap kokoh dan terlindung dari hujan serta teriknya matahari. Mayoritas, rumah di Indonesia menggunakan atap model pelana. Meski begitu, ada banyak model atap dan desain yang bisa Anda pilih. Meski rumah Anda tipenya 36 minimalis tak susah untuk memilih model atap yang dapat mempertahankan sisi modern. Berikut ini model atap rumah minimalis yang bisa jadi sumber inspirasi Anda. Atap Rumah PerisaiAtap rumah PelanaAtap Rumah SandarAtap Rumah MiringAtap Rumah DatarAtap Rumah MultifungsiAtap Rumah MansardAtap Rumah KubahAtap Rumah JerkinheadAtap Rumah MelengkungAtap Rumah GergajiAtap Rumah Interior Penting! Cara Daftar BPJS Kesehatan Online 2022Cek di sini untuk mengetahui cara daftar BPJS kesehatan! 1. Atap Rumah Minimalis Perisai Model ini mempunyai dua bidang trapesium dan juga dua bidang segitiga yang bertemu pada satu garis. Model atap pertama yang bisa Anda pilih adalah bentuk perisai minimalis. Bentuk perisai yang minimalis ini mampu bertahan dari keadaan cuaca yang tidak menentu. Model ini cocok bagi Anda yang ingin lebih sederhana. Model ini mempunyai dua bidang trapesium dan juga dua bidang segitiga yang bertemu pada satu garis. Model seperti ini seringkali dipakai di Indonesia untuk desain rumah minimalis. Model ini juga cocok dengan kondisi rumah yang berada di iklim tropis. Sehingga cukup aman untuk penggunaan jangka panjang dengan perlindungan yang maksimal. Kelebihan model ini juga banyak. Antara lain sangat tahan apabila ada angin kencang, mudah sekali menumpahkan air hujan, memungkinkan lebih banyak ventilasi, dan bisa menyediakan banyak ruangan pada loteng. 2. Atap rumah Minimalis Pelana Sesuai dengan namanya, atap ini berbentuk seperti pelana kuda dengan dua sisi miring. Atap pelana rumah dengan minimalis modern terkenal dengan arsitekturnya yang cukup khas membuat tampilan rumah minimalis menjadi lebih elegan untuk dinikmati. Sesuai dengan namanya, atap ini berbentuk seperti pelana kuda dengan dua sisi miring yang ditopang dengan dinding berbentuk segitiga. Selain berupa dinding, penopang lainnya ada yang terbuat dari baja ringan, besi, dan juga material kayu. Semuanya disesuaikan dengan tema rumah. Modelnya yang sangat khas ternyata juga memiliki sisi fungsional yang bisa dimanfaatkan. Atap yang satu ini mampu menangkal suara hujan yang berisik bagi penghuni yang berlindung di dalam rumahnya. Jadi Anda tidak perlu risau jika ingin menggunakan bentuk atap yang satu ini karena cukup melindungi dengan baik. 3. Atap Rumah Minimalis Sandar Atap sandar mempunyai karakter dengan atap tunggal miring yang menempel di dinding yang lebih tinggi. Model sandar ini juga bisa disebut skillion. Sudah jelas dari namanya, atap ini mempunyai karakter dengan atap tunggal miring yang menempel di dinding yang lebih tinggi. Apabila dilihat sekilas, atap ini lebih cocok dipakai untuk melindungi gudang atau ruangan tak berpenghuni lainnya. Namun saat ini, justru atap sandar banyak dipilih karena beberapa keunggulannya. Contohnya saja seperti sangat mudah untuk dibangun, bahan bangunan yang dipakai sedikit, desainnya mempermudah untuk mengalirkan air, dan modelnya sangat estetik. 4. Atap Rumah Minimalis Miring Model atap miring hampir sama desainnya dengan model sandar. Model atap miring hampir sama desainnya dengan model sandar. Hanya saja bedanya adalah atap miring punya desain dengan satu sisinya lebih panjang dan bagian lainnya cenderung pendek dan miring. Sama seperti atap lainnya, model atap rumah miring juga memiliki beberapa kelebihan. Diantaranya adalah air mudah mengalir ketika sedang hujan, desainnya yang membuatnya lebih tahan lama, bisa memperbanyak ruangan di bagian bawahnya, dan sangat menarik dalam segi eksterior. 5. Atap Rumah Minimalis Datar Sepintas atap ini terlihat benar-benar datar. Padahal, ada sedikit kemiringan untuk kebutuhan aliran air dan drainase. Dari semua model atap, mungkin model datar yang sangat disukai pecinta desain minimalis modern. Bagi Anda yang baru melihatnya sekilas, atap ini benar-benar datar. Padahal, ada sedikit kemiringan untuk kebutuhan aliran air dan drainase. Selain itu, atap ini punya beberapa kelebihan. Seperti bisa dimanfaatkan untuk penthouse, lebih mudah dibangun, membutuhkan lebih sedikit bahan bangunan, dan hunian terlihat lebih modern. 6. Atap Rumah Minimalis Multifungsi Kadang atap rumah minimalis multifungsi bisa digunakan untuk tempat tampungan air. Ide atap rumah minimalis terbaik yang bisa digunakan adalah atap rumah yang multifungsi. Ide yang satu ini biasanya digunakan untuk balkon atau tempat bercengkrama bersama keluarga. Biasanya diletakkan banyak kursi dan hiasan untuk bersantai menikmati ruang atas. Kadang atap rumah ini juga bisa digunakan untuk tempat tampungan air atau bahkan kolam renang di dalam rumah. Anda juga bisa meletakkan hiasan apa pun atau ruang khusus seperti bakar-bakar daging di atap rumah ini. Atap rumah yang multifungsi memang cukup menyenangkan untuk digunakan. 7. Atap Rumah Minimalis Mansard Jenis atap satu ini punya empat sisi yang mana terdapat dua lereng di masing-masing atapnya. Buat Anda yang menginginkan desain lebih mewah dan bergaya Eropa untuk rumah minimalis, bisa meniru model atap Mansard. Jenis atap satu ini mempunyai empat sisi yang mana terdapat dua lereng di masing-masing atapnya. Apabila dilihat sekilas, memang model atap rumah ini hampir sama dengan gambrel, namun sebenarnya ada sebuah perbedaan antara keduanya. Yaitu Mansard mempunyai lereng pendek yang lebih curam dan bentuk atapnya sangat bervariasi. Biasanya, atap ini digunakan untuk model rumah klasik Eropa 1 lantai. Atap ini juga punya beberapa kelebihan. Pertama, bisa menciptakan banyak ruang tambahan untuk loteng atau full tempat tinggal. Lalu yang kedua, sangat fleksibel untuk membuat tambahan ruang. 8. Atap Rumah Minimalis Kubah Tidak hanya memberikan kesan mewah, atap ini juga mempunyai keunggulan yang cukup banyak. Dengan atap model kubah ini, rumah Anda dalam sekejap bisa namaak menjadi mewah. Biasanya, atap dengan mode ini dilengkapi dengan kaca mozaik supaya terlihat lebih klasik dan estetik. Tidak hanya memberikan kesan mewah, atap ini juga mempunyai keunggulan yang cukup banyak. Antara lain desain yang tidak akan ketinggalan zaman, cenderung lebih mudah untuk mengalirkan air, dan menampilkan kesan bangunan kolosal zaman dulu. 9. Atap Rumah Minimalis Jerkinhead Anda juga banyak menemukannya sekali hunian dengan atap seperti ini di Eropa. Selanjutnya ada model Jerkinhead. Model atap ini merupakan perpaduan antara desain pelana dan hip dengan gaya lebih baru. Anda juga bisa menemukan banyak sekali hunian dengan atap seperti ini di Eropa. Biasanya, yang menggunakan atap ini ingin terlihat berbeda karena kebanyakan menggunakan atap model gambrel atau mansard. Tak perlu ragu untuk mencoba mengaplikasikan atap ini pada rumah Anda. Ada banyak keunggulan darinya. Seperti lebih tahan dari terpaan angin, menyediakan lebih banyak ruang di bawah atap, dan desainnya yang cenderung unik. Tips hanya mempengaruhi bentuk bangunan secara keseluruhan atap juga punya peran penting untuk melindungi bangunan di bawahnya agar tetap kokoh dan terlindung dari hujan serta teriknya matahari. 10. Atap Rumah Minimalis Melengkung Atap ini mempunyai bentuk melengkung yang dapat dikreasikan sesuka hati. Model atap ini nampak elegan dan kekinian dengan desain melengkung. Atap ini mempunyai bentuk melengkung yang dapat dikreasikan sesuka hati. Bisa lengkungan landai, tinggi, terbalik, sebagian, dan masih banyak lagi. Kalau Anda menggunakan model atap ini, ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan. Diantaranya memberikan bentuk halus di dalam hunian, dapat menutupi beberapa bagian rumah, dan air mudah mengalir. 11. Atap Rumah Minimalis Gergaji Pada awalnya atap ini digunakan untuk bangunan industri. Mau model atap yang lebih unik? Anda bisa menerapkan desain atap rumah gergaji. Di mana jika dilihat dari samping, bentuknya menyerupai tampilan gergaji. Pada awalnya, atap ini digunakan untuk bangunan industri seperti pabrik dan semacamnya. Namun, seiring berjalannya waktu, atap ini banyak digunakan untuk hunian. Menariknya, model ini juga punya keunggulan yang di antaranya adalah memperbanyak ruang untuk loteng, bisa menjadi rumah ramah lingkungan, dan memungkinkan banyak cahaya masuk ke dalam rumah. 12. Atap Rumah Minimalis Interior Anda bisa menjadikan atap interior ini untuk memanfaatkan sisi keestetikaan dan juga sisi fungsionalnya. Jenis atap berikutnya yang bisa digunakan untuk rumah yang minimalis adalah bentuk atap interior. Bentuknya memang cukup mewah namun jika dipadukan dengan model rumah yang elegan pasti akan cocok menjadi satu kesatuan yang cantik. Atap interior ini sangat menarik untuk menambah dekorasi rumah minimalis. Anda bisa menjadikan atap interior ini untuk memanfaatkan sisi keestetikaan dan juga sisi fungsionalnya. Atap ini bukan hanya bisa membuat rumah menjadi sangat cantik namun juga tetap terlindungi dengan baik. Rumah bisa mendapatkan pencahayaan yang maksimal namun tetap terlindungi dari adanya hujan. Punya rumah minimalis namun bingung menentukan atap rumah minimalis yang tepat? Setelah menyimak panduan di atas, seharusnya Anda sudah tahu bahwa pemilihan atap yang tepat selain mendukung segi keselarasan juga mengandung keestetikaan untuk dilihat. Atap rumah yang pas juga memberikan keteduhan yang maksimal untuk rumah yang kecil minimalis. Dan ingat, atap yang digunakan untuk keperluan minimalis juga tidak boleh berukuran terlalu boros namun juga harus mengedepankan sisi keamanan dan kenyamanan di dalamnya. Anda tidak perlu panik ketika pengajuan KPR Anda ditolak oleh Bank! Di dalam video berikut ini Anda bisa mempelajari sebabnya dengan mudah! Hanya yang percaya Anda semua bisa punya rumah Tanya Tanya ambil keputusan dengan percaya diri bersama para pakar kami Begitupula dengan pepohonan yang ada di depan rumah. Selain itu, rumput hijau juga merambat mengelilingi sekitar rumah. Seperti dilansir dari laman Evening Standard, di luar rumahnya, miniatur kue ini juga dilengkapi dengan mobil van Oh-Kay yang dipakai oleh Wet Bandits, Harry dan Marv untuk mengangkut barang curian. Ada pula mobil pengantar Selain berfungsi sebagai pelindung, atap rumah ibarat sebuah “mahkota”. Ini merupakan bagian dari estetika desain arsitektural secara umum. Table of ContentsApa Itu Atap?Fungsi Atap pada Rumah dan BangunanBeberapa Bagian Atap Rumah dan PenjelasannyaShinglesRidgeValleyEaveSoffitRakeBahan dan Material Atap Rumah yang Biasa DigunakanGentengKeramikRumbiaIjukBitumenSirapBetonSengAsbesuPVCBerbagai Bentuk Atap RumahAtap DatarAtap SandarAtap PelanaAtap LimasKombinasi Atap Pelana & PerisaiAtap MansardAtap GergajiMemilih Atap Rumah yang CocokPerhatikan Kondisi CuacaPertimbangkan Jenis Atap Rumah yang DipakaiPertimbangkan Kerangka Atap RumahPastikan Produk Atap Rumah Berkualitas Estimated reading time 12 minutes – Atap menjadi salah satu bagian hunian yang paling krusial, ada banyak hal perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih dan memasang atap pada banguan atau hunian. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda tahu mengenai atap bangunan dan segala seluk-beluknya. Apa Itu Atap? Atap adalah penutup suatu bangunan yang berfungsi untuk melindungi apapun yang ada di dalamnya dari hujan, salju, atau fenomena alam lainnya. Selain berfungsi sebagai pelindung, atap pun hadir sebagai “mahkota” dari sebuah hunian, yang dapat menaikkan nilai estetika bangunan tersebut. Untuk memilih dan memasang atap dengan baik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam prosesnya, seperti Konstruksi atap harus kuat menahan beratnya sendiri dan tahan terhadap tekanan maupun tiupan angin. Pemilihan bentuk atap harus disesuaikan dengan desain bangunan serta interior hunian. Atap perlu diberikan lapisan pengawet agar tidak mudah bubuk atau diserang oleh rayap. Bahan penutup atap harus tahan terhadap cuaca. Kemiringan atap harus disesuaikan dengan jenis bahan penutup. Atap harus erat dengan bentuk bangunan dan dibuat dengan kemiringan yang tepat. Fungsi Atap pada Rumah dan Bangunan Pada dasarnya, bagian rumah yang satu ini memiliki banyak fungsi yang bermanfaat, di antaranya Melindungi ruang yang ada di bawahnya Menahan radiasi panas berlebih Mengurangi dampak tampias hujan Menghambat pergerakan angin yang biasanya membawa debu Banyaknya fungsi yang dimiliki atap membuat bagian dari bangunan ini memiliki peran yang amat krusial. Oleh karenanya, ada banyak hal perlu dipertimbangkan sebelum calon pemilik rumah memilih bahan atap. Beberapa Bagian Atap Rumah dan Penjelasannya Atap memiliki banyak bagian dengan fungsinya masing-masing. Berikut adalah beberapa bagian atap yang perlu Anda pahami Shingles Shingles adalah penutup atap berbentuk datar dan persegi panjang. Ia dipasang di bagian atas setelah dek ditempatkan. Shingles terbuat dari berbagai bahan seperti batu ubin besar, batu tulis, plastik, kayu, logam, dan bahan komposit lainnya. Selain itu, shingles surya juga sekarang sedang tren. Ia berfungsi untuk mencegah air masuk ke atap. Ridge Ridge adalah kayu atau logam horizontal yang bertumpu pada puncak atap dan menciptakan segitiga atap. Ia adalah puncak tertinggi dari atap. Untuk menjalankan fungsinya, ridge dihubungkan dengan kasau dan rangka untuk membuat rangka dari atap bangunan. Valley Valley menghubungkan dua atap yang miring, membentuk sudut 90 derajat. Bagian ini berfungsi sebagai “selokan” atap, tempat air atau puing-puing kecil jatuh dan menetes dari atap. Pada dasarnya, valley akan mengumpulkan air yang akan jatuh dari atap. Eave Eave adalah titik terendah atap yang menonjol. Kehadiran eave berfungsi sebagai pelindung agar tembok tidak ternodai oleh air yang menetes dari atap. Soffit Soffit adalah pelengkap bagian atap yang bersifat fungsional juga dapat menambah nilai estetika. Bagian ada terletak di antara dinding dengan eave atap. Ia juga berfungsi untuk menyembunyikan balok langit-langit dan kasau. Soffit juga dapat melindungi kasau dari kelembapan dan jamur. Rake Rake adalah sisi miring yang terdapat di ujung atap berbentuk pelana. Bagian ini bisa berbentuk datar atau menggantung. Rake yang menggantung dibiarkan terbuka atau bisa ditutup dengan fascia atau soffit. Ia pun bisa disesuaikan untuk kebutuhan estetika atap. Bahan dan Material Atap Rumah yang Biasa Digunakan Ada berbagai bahan yang biasa digunakan sebagai material pembuat atap. Beberapa material tersebut adalah Genteng via Wiraland Atap genteng terbuat dari tanah liat yang diberikan tekanan dan dibakar dalam suhu tinggi. Bahan atap satu ini amat familiar digunakan. Mengapa familiar? Karena punya harga murah, cara pemasangan yang mudah, serta relatif tahan lama. Sistem pemasangan genteng pun menggunakan metode interlocking. Keramik via Sama seperti atap genteng, atap keramik atau yang biasa disebut dengat atap genteng keramik ini juga dibuat dari tanah liat. Bedanya, atap keramik punya lapisan glazur dan dapat memantulkan panas. Selain itu, atap ini pun lebih sedikit menyerap air. Maka dari itu, atap keramik cenderung lebih mahal. Rumbia Atap ini biasa digunakan pada rumah tradisional Indonesia. Rumbia terbuat dari dedaunan tanaman palem-paleman. Sayangnya, atap rumbia cenderung mudah rusak dan rawan bocor. Ijuk via Arsitag Selain rumbia, atap ijuk pun sering dipakai untuk rumah tradisional di Indonesia, khususnya pura yang ada di Bali. Atap ini terbuat dari pelepah pohon aren dan punya umur yang sebentar serta rawan bocor. Bitumen via Banyak orang menyebut atap ini sebagai genteng aspal. Bitumen terbuat dari lapisan aspal, serat organik, resin, dan bubuk kertas. Atap ini berbentuk lembaran dengan ketebalan 0,5 – 1 cm. Sirap Atap ini dibuat dengan memotong kayu tipis-tipis hingga membentuk lembaran. Kayu yang dipakai adalah kayu ulin. Kelebihan dari atap sirap adalah kuat dan tahan cuaca hingga 25 tahun. Beton via Pengadaan Atap beton lebih dikenal dengan istilah dak beton. Ia dibuat dari campuran semen, pasir, dan air. Proses pemasangan atap ini cukup rumit, tetapi ia punya kekuatan yang sanggup bertahan lama. Kekuatan produk bergantung pada proses pengerjaan, Seng via Atap seng cenderung ringan dan mudah dipasang. Selain itu, atap ini pun cukup murah dan mudah didapatkan. Kekurangan dari atap seng adalah memberikan hawa panas pada ruangan dan cukup berisik saat hujan. Asbes via Qhohe Mart Atap satu ini cukup mirip dengan atap seng. Asbes memiliki bentuk yang bergelombang, tetapi tidak begitu kuat. Ia cenderung mudah rapuh dan sobek. Selain itu, asbes pun terbuat dari partikel mikro yang bisa memicu kanker paru-paru dan penyakit lainnya. uPVC Atap satu ini terbuat dari material yang populer karena mampu meredam panas dan suara dengan baik. uPVC adalah atap pilihan terbaik jika Anda menginginkan atap yang ringan, kuat, tahan lama, dan mudah dipasang. Berbagai Bentuk Atap Rumah Selain bahan dan materialnya yang bermacam-macam, atap pun memiliki bentuk yang tak kalah beragam. Berikut adalah berbagai bentuk atap bangunan yang bisa Anda pilih untuk hunian Anda Atap Datar Memiliki bentuk yang paling sederhana di antara atap-atap lainnya. Biasanya, ia diterapkan di rumah atau bangunan bertingkat. Agar air hujan yang tertampung dapat mengalir, biasanya atap akan dibuat miring ke sisi tertentu. Atap Sandar via Idea Biasanya model atap sandar digunakan untuk bangunan tambahan seperti selasar atau emperan. Akan tetapi atap ini sudah banyak dipakai di hunian bergaya modern di masa sekarang. Selain itu, atap ini pun biasanya digabungkan dengan atap bermodel pelana. Atap Pelana via Rooma Bentuk atap satu ini cukup lumrah, karena banyak dipakai untuk hunian masyarakat Indonesia. Atap pelana terdiri dari dua sisi yang bertemu pada satu garis pertemuan yang disebut sebagai bubungan. Atap satu ini punya bentuk yang paling aman, karena mudah dideteksi apabila terjadi kebocoran. Sudut kemiringan dari atap ini sendiri adalah antara 30-45 derajat. Atap Limas Atap ini adalah penyempurnaan dari atap berbentuk pelana. Ia terdiri dari empat bidang. Dua bidang bertemu pada satu garis bubungan jurai dan dua bidang lainnya bertemu pada garis bubungan atas. Sehingga atap ini terlihat dari gabungan dari dua bentuk trapesium dan dua bentuk segitiga. Kombinasi Atap Pelana & Perisai Atap kombinasi ini adalah gabungan dari atap pelana dan atap perisai. Banyak orang menyebut atap ini sebagai atap tenda patah. Atap Mansard Atap model ini terlihat seperti terdiri dari dua atap yang terlihat bertingkat. Uniknya, atap jenis ini jarang dipakai oleh hunian di Indonesia. Kebanyakan atap mansard dipakai oleh bangunan Belanda di masa kolonial. Atap Gergaji Atap ini lebih banyak digunakan untuk bangunan pabrik, gudang, atau bengkel. Ia terdiri dari dua bidang atap yang tidak sama lerengnya. Baca juga Hal yang Perlu Diketahui Tentang Atap Memilih Atap Rumah yang Cocok Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih atap bangunan. Ini adalah sesuatu yang penting, mengingat atap memegang salah satu peran utama dalam kekokohan bangunan hunian Anda. Berikut poin-poin yang harus Anda perhatikan dalam memilih atap. Perhatikan Kondisi Cuaca Sesuaikan atap pilihan Anda dengan kondisi cuaca tempat tinggal Anda. Contohnya, jika Anda tinggal di daerah pesisir, sebaiknya tidak memilih atap yang terbuat dari bahan seng. Karena saat kemarau datang, atap seng Anda akan membuat hawa rumah terasa lebih panas. Atap seng ini cocok untuk diterapkan di rumah-rumah yang ada di pegunungan. Pertimbangkan Jenis Atap Rumah yang Dipakai Anda bisa memertimbangkan hal ini dengan memerhatikan poin-poin berikut ini Kondisi ketahanan atap Biaya atap Sisi keamanan atap dan keselamatan Segi estetika Kira-kira atap mana yang memiliki nilai paling unggul dari poin-poin yang dipaparkan di atas? Pertimbangkan Kerangka Atap Rumah Kerangka atap adalah hal yang paling perlu Anda pikirkan saat memilih jenis atap. Anda harus memastikan kerangka yang Anda bangun cukup kuat dan berkualitas baik untuk menopang atap pilihan Anda. Pastikan Produk Atap Rumah Berkualitas Terakhir dan yang paling penting, Anda harus memikirkan kualitas dari produk atap yang Anda pilih. Anda harus tahu, kira-kira berapa lama usia ketahanan atap Anda. Itulah beberapa hal mengenai atap yang bisa Anda ketahui. Anda bisa menyesuaikan gaya bangunan hunian Anda dengan material dan jenis atap yang dipakai. Pastikan Anda memilih atap berkualitas terbaik yang punya sifat tahan lama. Selain itu, pilih desain atap rumah yang cocok dan sekiranya akan menunjang estetika hunian Anda. Ini penting, sebab setiap bangunan, tidak terkecuali rumah, membutuhkannya agar terlihat menarik secara visual.
ATAPROOF MINIATUR RUMAH BONEKA MINIATURE DOLL HOUSE - ONE ROOF di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan.
RumahCom – Atap rumah tentu saja merupakan salah satu bagian dari rumah yang sangat penting. Kalau diibaratkan, atap rumah sama seperti helm yang kita pakai ketika berkendara naik sepeda motor. Selain itu, atap rumah dapat mempengaruhi tampilan sebuah tempat tinggal karena terlihat jelas dari luar. Sehingga pemilihan bentuk dan model atap perlu mendapat perhatian agar memiliki nilai estetika. Salah satu model yang paling sederhana adalah jenis atap pelana. Jenis pelana adalah atap yang bentuknya mirip pelana kuda. Atap bentuk pelana merupakan model atap yang paling sederhana karena hanya memiliki sisi miring, sementara sisi lainnya berupa dinding segitiga. Model atap ini adalah model yang paling sering ditemukan di berbagai kalangan masyarakat. Selain pelana, ada pula beberapa jenis lainnya yang perlu Anda ketahui. Berikut poin-poin pembahasan pada artikel ini 7 Jenis Atap Rumah Berdasarkan Model Atap Model Pelana yang Banyak Digunakan untuk Kenyamanan Rumah5 Jenis Atap Model Pelana 10 Plus Minus Atap Model Pelana 6 Jenis Atap Berdasarkan Material Bangunan dan Harganya 7 Jenis Atap Rumah Berdasarkan Model Tentunya ada banyak jenis atap lainnya selain pelana. Pelana sendiri memang sederhana pembuatannya dan memiliki banyak kelebihan, tapi ada variasi model atap lainnya yang bisa Anda temukan. Berikut ini penjelasan lengkap atap bentuk pelana dan atap jenis lainnya juga 1. Atap Model Pelana Pelana bentuknya mirip pelana kuda, yang memiliki sisi miring, sementara sisi lainnya berupa dinding segitiga. Model pelana memiliki kemiringan 30-40 derajat sehingga akan tercipta ruangan di dalam plafon. Kemiringan ini dapat disesuaikan secara menjulang atau landai. Namun sebaiknya tidak dibuat terlalu menjulang agar genteng tidak mudah lepas, serta tidak terlalu landai agar air hujan tidak tergenang. Model pelana memiliki banyak kelebihan antara lain pengerjaannya relatif cepat karena konstruksinya sederhana. Bahan yang diperlukan untuk membuat model atap ini juga lebih sedikit sehingga lebih murah dari segi biaya. Model pelana memiliki risiko bocor yang kecil karena air hujan akan langsung mengalir ke bawah. Ini dikarenakan tidak ada pertemuan arah air yang berbeda-beda, sehingga atap in tidak memerlukan talang yang rentan bocor. Namun, atap model pelana juga memiliki kekurangan yaitu air hujan yang mengalir akan menjadi lebih kencang. Bagian dinding segitiga lebih sering terkena hujan dan angin, serta terpapar sinar matahari. 2. Atap Perisai Atap perisai atau limasan memiliki bentuk seperti limas yang terdiri dari 4 bidang. Dua bidang berbentuk segitiga bertemu pada satu garis bubungan jurai. Sementara dua bidang lain berbentuk trapesium bertemu pada garis bubungan atas atau pada nook. Karena desainnya melebar seimbang dan presisi di semua sisi, atap ini akan memberikan perlindungan merata pada rumah. 3. Atap Gergaji Atap gergaji merupakan model atap yang terdiri dari dua bidang atap atau lebih yang tidak sama lerengnya sehingga seolah seperti gergaji. Model atap gergaji lumrah digunakan untuk bangunan pabrik, gudang atau bengkel, karena mampu melindungi pekerja dan mesin-mesin pabrik dari sinar matahari langsung. Namun sekarang bentuk atap unik ini semakin banyak diminati untuk digunakan di rumah tinggal, terutama untuk rumah gaya industrial. 4. Atap Datar Atap ini berbentuk datar dengan bidang permukaan rata, horizontal, memanjang, serta tanpa pertemuan sisi. Kelebihan atap ini adalah bentuknya yang minimalis, sehingga cocok untuk kesan rumah minimalis modern dengan tampilan ringkas dan elegan. Sementara kekurangan atap datar antara lain menyebabkan suhu dalam rumah menjadi panas sehingga harus diperhitungkan sirkulasi udaranya. Tips Anda memilih atap berbentuk datar, pastikan air hujan masih bisa mengalir dengan membuat kemiringan di sudut tertentu. 5. Atap Sandar Atap sandar atau sengkuap adalah model atap yang berbentuk satu bidang atap yang bersandar atau menempel pada tembok vertikal. Model atap ini lumrahnya digunakan untuk atap tambahan di emperan atau selasar rumah. Namun sekarang juga digunakan untuk atap rumah atau bangunan utama. Kebanyakan hunian kontemporer juga sudah menggunakan atap gaya ini untuk memberi sentuhan atraktif. 6. Atap Tenda Model atap ini disebut atap tenda karena memiliki kemiringan bidang atap sama. Atap model ini biasanya digunakan pada bangunan yang memiliki bentuk persegi, yaitu sama panjang dan lebarnya. Bentuk jenis atap ini berupa empat bidang yang berukuran sama dan kemudian bertemu pada satu titik di puncak. 7. Atap Kubah Model atap selanjutnya adalah atap kubah yang berbentuk melengkung setengah bola. Jenis atap ini biasa digunakan untuk bangunan masjid dan gereja. Namun lambat laun, model atap kubah ini juga diadopsi untuk arsitektur pada museum, gedung konser, gedung pertemuan, atau gedung yang digunakan untuk kesenian. Atap Model Pelana Banyak Digunakan untuk Kenyamanan Rumah Nah, dari sekian banyak model atap di atas, atap model pelana bisa dibilang salah satu yang cukup populer. Selain karena struktur atap yang sederhana dan mudah dibuat, materialnya juga cukup mudah ditemukan, seperti kayu dan besi, atau dinding untuk menghemat biaya. Selain hemat waktu pengerjaan, atap model pelana juga hemat biaya pembuatan. Itulah sebabnya atap bentuk ini sangat diminati oleh banyak kalangan masyarakat dan bisa ditemukan di mana saja di Indonesia. Material pembuatan rangka atap model pelana juga bervariasi seperti kayu, besi, atau baja ringan. Namun dari segi efisiensi baik untuk waktu maupun biaya pembuatan atap model pelana, baja ringan bisa jadi pilihan tepat. Dengan material yang tepat niscaya atap model pelana akan lebih awet dan membuat rumah makin nyaman bagi keluarga. Memperhitungkan kualitas tentunya sangat penting bagi Anda yang hendak membangun rumah dengan atap model pelana. Nah, jika Anda memang sedang mencari rumah, berikut listing rumah di wilayah Jakarta Timur 3 kamar tidur. 5 Jenis Atap Model Pelana Jenis atap model pelana memang paling umum digunakan dalam proses pembangunan rumah. Atap model pelana juga memiliki berbagai macam jenis yang dapat menjadi inspirasi bagi Anda yang sedang membangun rumah. Macam-macam atap model pelana antara lain 1. Box Gable Roof Jenis atap model pelana ini memiliki perpanjangan segitiga dengan bagian berbentuk kotak pada tiap ujung rumah. Atap ini sangat mirip dengan standar atap model pelana pada umumnya, yang membedakan hanyalah desain bagian segitiganya. 2. Front Gable Front gable ditempatkan di depan rumah, dengan pintu depan yang biasanya ditaruh di bawah atap model pelana. Jenis atap model pelana ini umumnya ada diantara rumah-rumah bergaya kolonial, tetapi desainnya juga semakin populer. 3. Cross Gable Roof Jenis cross gable roof terdiri dari dua atau lebih garis atap model pelana yang berpotongan pada sudut, seringnya dengan dua bubungan yang ditempatkan tegak lurus satu sama lain. Rumah-rumah dengan jenis atap ini memiliki layout yang lebih kompleks karena perubahan bentuk pelana yang melintang pada struktur rumah. 4. Gable Roof with Shed Roof Addition Perubahan tipikal untuk perpanjangan atap model pelana yang sudah ada dilakukan untuk menambahkan atap gudang ke bubungan atap model pelana. Desain jenis atap ini sangat populer bagi pemilik properti yang ingin memperluas rumah karena memberikan banyak ruang tanpa harus sepenuhnya merubah struktur dan estetika dari atap tersebut. 5. Dutch Gable Roof Jenis atap ini memiliki desain khas terdiri dari atap model pelana yang ditempatkan dia atas jurai luar atap yang memberikan banyak ruang loteng. Desain ini juga populer untuk pemilik properti karena menambah daya tarik estetik pada rumah juga menyediakan ruangan tambahan. 10 Plus Minus Jenis Atap Pelana Selain hal-hal di atas, atap model pelana masih memiliki banyak kelebihan dan kekurangan masing-masing juga. Ketahui plus minus atap model pelana berikut ini terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk membangun model atap ini di hunian Anda, ya. 1. Pemasangan Praktis dan Mudah Karena bentuk dan strukturnya yang sederhana, proses pemasangan atap model pelana memang terbilang lebih cepat. Anda tinggal menyesuaikan kemiringan atap model pelana dengan kebutuhan atau model yang Anda inginkan. 2. Struktur Material Lebih Hemat Material yang dibutuhkan untuk membangun atap model pelana juga tidak terlalu banyak sehingga Anda bisa menghemat biaya. Pemasangan yang cepat juga membuat Anda tidak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk jasa tukang. 3. Ruangan Menjadi Lebih Sejuk Kemiringan atap model pelana juga membuatnya memiliki daya serap panas yang lebih maksimal sehingga ruangan di dalamnya menjadi lebih sejuk. Ruang kosong di bawah atap model pelana sebaiknya anda pasangi plafon juga untuk membuat udara makin sejuk. 4. Implementasinya Fleksibel Implementasi model atap model pelana memang fleksibel untuk segala konsep arsitektur hunian. Mulai dari yang tradisional, modern, minimalis, hingga kontemporer dapat menggunakan atap model pelana. 5. Tidak Mudah Bocor Dengan struktur atap model pelana yang miring, air hujan akan jatuh mengalir bebas ke bawah secara otomatis dan tidak akan ada genangan air di atas atap. Karenanya, kemungkinan untuk bocor juga menjadi lebih kecil. 6. Rentan Terhadap Terjangan Badai Jika Anda tinggal di daerah dengan banyak angin kencang, mungkin perlu mempertimbangkan risiko atap model pelana. Segitiga atap model pelana yang menjadi tumpuan atap sangatlah penting, dan jika kekuatannya tidak seimbang di kedua sisi, angin kencang atau badai dapat meningkatkan risiko roboh. 7. Risiko Beban Air Hujan yang Sangat Deras Karena hanya memiliki 2 sisi, aliran air hujan akan menerpa atap pelana dengan deras. Jika sudut kemiringan atap pelana terlalu landai, beban air hujan pada atap pelana akan membuatnya menjadi rentan roboh. 8. Kemungkinan Mudah Retak Akibat terpaan hujan dan sinar matahari terus menerus, dinding segitiga yang menopang atap pelana akan mudah mengalami keretakan. Siasati dengan menggunakan cat eksterior khusus yang dapat melindungi dari elemen cuaca. 9. Ada Kemungkinan Roboh Atap pelana yang melindungi penghuni rumah dari segala elemen cuaca pastilah terpapar sinar matahari, hujan, dan angin kencang. Jika tidak menggunakan material yang benar dan dipasang dengan tepat, kemungkinan roboh dapat lebih besar. 10. Membutuhkan Pemasangan yang Cermat dan Teliti Untuk menghindari keretakan dan roboh, Anda harus membangun jenis atap pelana dengan cermat. Lakukan perhitungan yang seksama. Kemiringan ideal atap pelana adalah 30-40 derajat. Sewa jasa tukang ahli untuk memasang jenis atap pelana dengan benar pada rumah Anda. 7 Jenis Atap Berdasarkan Material Bangunan dan Harganya Atap rumah selain indah dilihat, juga harus kuat dan kokoh agar bisa melindungi rumah dengan sempurna. Karena itu pemilihan material atap sangat penting. Material atap yang kuat akan mampu bertahan lama dan tidak mudah rusak. Berikut adalah jenis atap menurut material bangunan yang bisa Anda pilih untuk rumah idaman Anda. 1. Bahan Liat Atap jenis ini diproduksi dengan melalui dua proses, yaitu proses press dan pembakaran. Atap dari bahan liat digemari karena ekonomis, awet, dan kuat. Coba pertimbangkan jenis atap dengan bahan tanah liat ini untuk diterapkan di hunian Anda. Harga genteng dengan bahan tanah liat cukup terjangkau, sekitar per buah. Tentu harga dapat berbeda-beda tergantung dari toko dan merek genteng. 2. Bahan Aspal Jenis atap ini diproduksi dengan memadukan fiberglass dan aspal yang dilapisi mineral. Atap ini memiliki kelebihan yaitu praktis, ringan, tahan api, dan anti jamur. Sebagai patokan harga per m2 untuk merek Bitumen Tegola Top Single Tradisional. 3. Bahan Metal Jenis atap ini diproduksi dengan memadukan fiberglass dan aspal yang dilapisi mineral. Atap ini memiliki kelebihan yaitu praktis, ringan, tahan api, dan anti jamur. Sebagai patokan harga per m2 untuk merek Bitumen Tegola Top Single Tradisional. 4. Bahan Keramik Jenis atap rumah keramik awet, tahan lama, minim perawatan, serta ramah lingkungan. Atap dari bahan keramik memiliki kesan mewah dan cocok untuk hunian dengan arsitektur Mediterania. Sebagai gambaran Genteng Keramik Utama menjual dengan harga per buah. 5. Bahan Beton Jenis atap rumah keramik awet, tahan lama, minim perawatan, serta ramah lingkungan. Atap dari bahan keramik memiliki kesan mewah dan cocok untuk hunian dengan arsitektur Mediterania. Sebagai gambaran Genteng Keramik Utama menjual dengan harga per buah. 6. Gypsum Jenis atap rumah keramik awet, tahan lama, minim perawatan, serta ramah lingkungan. Atap dari bahan keramik memiliki kesan mewah dan cocok untuk hunian dengan arsitektur Mediterania. Sebagai gambaran Genteng Keramik Utama menjual dengan harga per buah. 7. PVC PVC atau polivinil kloridajuga cukup populer sebagai material. Uniknya bagian luarnya sudah memiliki pola atau motif sehingga tidak perlu finishing oleh tukang. Dan yang paling penting, plafon ini kuat di area lembab. Harga PVC dari Genteng West Roof di patok sekitar per buah. Itulah dia ulasan mengenai berbagai macam jenis atap berdasarkan material, khususnya atap pelana. Apakah Anda sudah tahu jenis atap mana yang cocok untuk rumah Anda? Jika bingung, pilih saja atap pelana yang fleksibel dan cocok untuk gaya arsitektur hunian apa saja. Rumah bisa memberikan kenyamanan yang tak bisa diungkapkan. Terus apa sih enaknya punya rumah sendiri? Simak selengkapnya di video berikut ini! Itu dia ulasan mengenai atap pelana, juga model atap lainnya berdasarkan material. Apakah Anda sudah tahu atap mana yang cocok untuk Anda? Jika bingung, pilih saja atap pelana yang fleksibel dan cocok untuk gaya arsitektur hunian apa saja. Jangan lupa untuk melakukan pemasangan yang tepat ya agar atap pelana rumah Anda tahan lama dan bebas masalah. Hanya yang percaya Anda semua bisa punya rumah Asalusul Rumah Adat Bengkulu (Bubungan Lima) Filosofi, Keunikan dan Ciri Khas Struktur Bagian Rumah A. Bagian Atas B. Bagian Tengah C. Bagian Bawah Susunan Ruangan dan Fungsi 1. Barendo 2. Hall 3. Bilik Gadang 4. Bilik Gadis 5. Ruang Tengah 6. Ruang Makan 7. Garang 8. Dapur 9. Barendo Belakang Jenis Rumah Adat Bengkulu (tidak resmi)
Jika membayangkan suatu eksterior rumah maka pembicaraan tentang atap rumah pasti tidak akan terlewatkan. Di luar dari fungsinya sebagai elemen perlindungan, desain atap rumah juga dapat menjadi bagian yang paling menarik dari sebuah rumah. Umumnya desain atap rumah di Indonesia modelnya terlihat seragam dan monoton. Padahal, desain atap rumah juga akan mempengaruhi konsep keseluruhan dari sebuah pada inspirasi desain atap rumah berikut ini, Kania akan membagikan beberapa desain atap rumah beserta fungsinya. Yuk baca sampai habis!1. Desain Atap Rumah Limas/PerisaiDesain atap rumah limas atau yang biasanya disebut atap rumah perisai merupakan penyempurnaan dari bentuk desain atap rumah pelana yang terdiri dari dua bidang miring berbentuk trapesium. Dua bidang atapnya berbentuk segitiga siku-siku dengan kemiringan yang sama. Desain atap rumah limas memiliki keunggulan di atas desain atap rumah pelana yaitu terlihat lebih itu, dengan sudut 30 hingga 40 derajat pada bagian atapnya, desain atap rumah ini mampu memberikan perlindungan terhadap dinding rumah bagian luar dari panasnya sinar matahari dan derasnya air Desain Atap Rumah DatarDesain atap rumah datar yang satu ini merupakan desain atap rumah yang paling sederhana dan mudah dibuat. Desain atap rumah ini umumnya diaplikasikan pada rumah-rumah bergaya minimalis dan juga bangunan-bangunan bertingkat, balkon yang bahannya bisa dibuat dari beton bertulang, dan teras berbahan asbes maupun seng yang tebal. Supaya air hujan yang tertampung dapat mengalir, biasanya atap dibuat miring ke salah satu sisi kecil dengan kemiringan yang dari desain atap rumah datar seperti ini biasanya digunakan untuk atap teras atau kebun di atap rumah. Tapi, atap rumah ini termasuk yang paling susah perawatannya. Yang perlu diperhatikan saat mengaplikasikan desain atap rumah ini adalah memperhitungkan ruang sirkulasi udara di bawahnya supaya suhu ruangan tidak terlalu Desain Atap Rumah Sandar/SkillionModel-model rumah kontemporer kebanyakan sudah menerapkan desain atap rumah sandar ini. Desain atap rumah ini juga biasanya digunakan untuk bangunan-bangunan tambahan seperti selasar atau emperan. Banyak arsitek mengadopsi desain atap rumah ini yang kemudian dikombinasikan dengan atap tepi atas pada desain atap sandar menempel dengan tembok vertikal. Selain karakteristik arsitekturnya yang atraktif, desain atap rumah ini juga mengalirkan air hanya ke satu tempat saja, biasanya ke sisi samping Desain Atap Rumah PelanaMungkin ini merupakan salah satu desain atap yang paling populer di Indonesia. Desain atap rumah ini terbilang paling aman dan sederhana serta cocok dengan berbagai desain rumah. Atap rumah pelana merupakan bentuk atap rumah yang terdiri atas dua bidang miring yang ujung atasnya bertemu pada satu garis lurus yang biasa disebut atap rumah pelana memiliki keunggulan, yaitu dapat dengan mudah mendeteksi adanya kebocoran yang biasanya terjadi pada bumbungan. Desain atap rumah pelana juga memiliki daya serap radiasi dan panas yang cukup baik untuk digunakan di daerah-daerah minimal desain atap rumah pelana adalah 30 derajat dan tepi bawah atap tempat air hujan jatuh dinamakan teritis. Atap rumah ini mudah dipasang teritis untuk dibuatkan talang, yang berfungsi untuk mengaliri Desain Atap Rumah GergajiDesain atap rumah gergaji biasanya digunakan di pabrik atau lokasi industri. Desain atap rumah ini terdiri dari dua bidang atap atau lebih yang masing-masing mempunyai sudut lereng sebesar 30 hingga 60 derajat. Sudut kemiringan ini menyesuaikan dengan kondisi di dalam ruangan. Bila membutuhkan penerangan pada siang hari atau pun ventilasi maka bidang atap yang miringnya 60 derajat diubah menjadi desain atap rumah gergaji yang curam dan dapat melindungi pekerja dan mesin-mesin pabrik dari sinar matahari langsung. Pada umumnya, model atap rumah gergaji tetap bisa diterapkan untuk hunian. Di Rusia banyak hunian dengan desain atap rumah seperti Desain Atap Rumah MansardDesain atap rumah yang satu ini seolah-olah terdiri dari dua atap yang terlihat bersusun atau bertingkat. Jenis atap rumah mansard merupakan desain atap rumah dengan empat sisi di mana terdapat dua lereng masing-masing di sisi atap, umumnya digunakan di Eropa dan paling banyak dipakai di Perancis. Dari segi estetika, desain atap rumah ini sangat cantik dan lebih variatif dibanding desain-desain atap rumah pada memiliki karakteristik bentuk yang unik, desain atap rumah mansard juga dapat memiliki sisi fungsional yaitu dapat menjadi loteng untuk menyimpan barang karena bentuknya semi persegi ke atas dan sebagian menyelimuti bentuk Desain Atap Rumah PiramidaUntuk menerapkan desain atap rumah model piramida, perhitungan panjang, lebar dan tinggi agar setiap sisi atap harus dilakukan dengan hati-hati dan arsitektur yang menyarankan penggunaan jenis atap ini pada bagian rumah yang memiliki porsi luas tanah yang kecil. Model atap ini terdiri lebih dari empat bidang yang sama bentuknya. Bentuk denah bangunan bisa berupa segi 5, segi 6, atau segi mengetahui jenis atap rumah di atas, yang mana yang ingin kamu terapkan di hunianmu?
Fungsiutama dari ujung atap yang menonjol ini adalah untuk memungkinkan asap keluar dari tunggku dalam rumah. Pada bagian depan dan belakang rumah adalah panggung besar yang disebut ture kontruksinya sederhana dari potongan bambu melingkar dengan diameter 6 cm. Panggung ini digunakan untuk tempat mencuci, menyiapkan makanan, sebagai tempat
RumahCom – Atap tidak hanya berfungsi sebagai pelindung bangunan, tetapi juga mempercantik bangunan yang Anda miliki. Saat ini, tren atap yang disukai dalam menambah nilai estetika rumah adalah atap miring atau sloping roof. Atap miring sudah dipakai oleh masyarakat Indonesia dalam bentuk atap miring konvensional. Sementara itu, rumah dengan desain minimalis umumnya memakai desain atap miring yang dinamis. Ada berbagai desain atap miring untuk menunjang penampilan rumah minimalis Anda. Untuk memperbanyak informasi Anda, artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang Perbedaan Atap Miring Rumah Konvensional dengan Rumah Minimalis Rumah Minimalis dengan Atap Miring Kombinasi Rumah Minimalis dengan Atap Miring Sandar Rumah Minimalis dengan Atap Miring Pelana Rumah Minimalis dengan Atap Miring Tepi Sawah Rumah Minimalis dengan Atap Miring Berpadu dengan Atap Datar Rumah Minimalis dengan Atap Miring Gergaji Rumah Minimalis dengan Atap Miring di Lahan Terbatas Rumah Minimalis dengan Atap Miring Pelana Bertumpuk Rumah Minimalis dengan Atap Miring Dormer Rumah Minimalis dengan Atap Miring Area Belakang Rumah Minimalis dengan Atap Miring Trapesium Rumah Minimalis dengan Atap Miring Piramida Rumah Minimalis dengan Atap Miring Butterfly 1. Perbedaan Atap Miring Rumah Konvensional dengan Rumah Minimalis Meskipun keduanya memiliki atap miring, ada beberapa perbedaan penerapan atap miring pada rumah minimalis dan rumah konvensional. Simak perbedaan yang perlu Anda ketahui berikut ini. Penerapan desain Rumah minimalis memiliki desain yang lebih kompleks dan modern dibandingkankan dengan rumah konvensional. Struktur bangunan pada hunian minimalis juga berbeda dengan hunian konvensional, sehingga Anda dapat langsung mengenalinya ketika melihat bangunan yang ada. Bahan baku atap Atap miring pada rumah konvensional umumnya menggunakan genteng tanah liat. Sementara itu, atap miring pada rumah minimalis menggunakan atap yang lebih modern, contohnya atap aspal atau genteng bitumen. Pemilihan warna Rumah minimalis identik dengan warna monokrom, contohnya warna atap miring senada dengan warna dinding dan keseluruhan bangunan. Sementara itu, atap miring pada hunian konvensional biasanya tidak menggunakan warna monokrom. Berbagai kemudahan dapat Anda temukan dengan bantuan agen properti. Simak keuntungannya dalam video berikut ini. Penggunaan atap miring pada hunian juga mendatangkan beragam keunggulan berikut ini. Air hujan mengalir lebih cepat Sloping roof akan mempermudah air hujan yang melewati atap untuk langsung menuju ke tanah dibandingkankan dengan atap datar. Tidak akan ada penumpukan air yang akan menyebabkan atap menjadi mudah lapuk ataupun bocor. Mengikuti tren Atap miring menjadi pilihan karena memiliki desain yang mengikuti perkembangan zaman. Kepopulerannya disukai masyarakat umum dalam menggunakan sloping roof. Ada beragam desain yang bisa digunakan sesuai dengan bangunan yang dimiliki. Memiliki nilai estetika Tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan atap miring akan memberikan nilai keindahan pada hunian Anda. Jika Anda menggunakan atap miring dengan desain unik, rumah Anda akan terlihat lebih menarik dibandingkan yang lain. Salah satu keunggulan penggunaan atap miring pada rumah bergaya minimalis adalah biayanya yang lebih murah dan bikin tampilannya jadi lebih menarik. Tertarik untuk beli rumah bergaya minimalis dengan desain atap miring? Temukan pilihan rumah bergaya minimalis yang cantik dengan harga di bawah Rp1M di sini! 2. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Kombinasi Anda bosan dengan desain atap miring di satu sisi saja? Cobalah gunakan desain atap miring kombinasi, yaitu atap miring pada berbagai sisi hunian Anda. Desain kombinasi cocok digunakan untuk hunian yang berukuran besar karena memerlukan lahan yang cukup luas dalam pengaplikasiannya. Atap kombinasi juga akan memberikan nuansa yang teduh karena banyak bagian rumah yang terlindung dari sinar matahari. 3. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Sandar Atap miring sandar dikenal juga sebagai atap skillion. Atap model ini cukup umum dipakai karena memiliki desain yang unik. Atap skillion akan mengalirkan air ke salah satu sisi rumah yang lebih curam. Seringnya, air hujan akan mengalir ke bagian samping rumah dengan atap model ini. 4. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Pelana Dilansir dari Harapan Rakyat, desain atap miring pelana populer di masyarakat karena tidak membutuhkan banyak lahan dalam proses pembuatannya. Keunggulan lain dari atap pelana adalah adanya kemudahan dalam pengecekan apabila terdapat kerusakan dan bocor. Atap pelana memiliki kesan sederhana namun menambah estetika hunian. 5. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Tepi Sawah Atap miring tepi sawah dikenal dengan sebutan atap miring sebelah. Atap model ini memiliki kemiringan yang cukup ektrem dibandingkan sloping roof model lainnya. Rumah satu lantai maupun dua lantai cocok menggunakan atap tipe ini. Pemilik rumah satu lantai akan mendapatkan keuntungan bangunan yang terlihat lebih tinggi dari luar. Model atap tepi sawah belum banyak digunakan di Indonesia, sehingga penggunanya akan terlihat lebih mencolok dibandingkan rumah yang lain. 6. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Berpadu dengan Atap Datar Anda dapat memadupadankan atap flat dengan atap miring berukuran kecil seperti desain ini. Terkadang, atap datar memberikan kesan kaku pada hunian dan menjadikannya terlihat seperti kantor dibandingkan tempat tinggal. Penambahan atap miring ini akan memberikan look yang lebih homey dan futuristik. Padu padan yang tepat antara atap miring dengan atap datar akan membantu membuat hunian Anda tidak lagi seperti bangunan perkantoran. 7. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Gergaji Atap ini disebut atap gergaji karena bagian atapnya memiliki potongan yang mirip dengan tepi gergaji. Atap gergaji juga dikenal sebagai atap huruf M karena menyerupai bentuk khas huruf M. Jika Anda tidak menyukai penggunaan sloping roof yang terlalu menonjol, gunakan atap gergaji sebagai alternatif lain. Atap model ini dapat digunakan di hunian dengan lahan luas maupun lahan yang terbatas. 8. Rumah Minimalis dengan Atap Miring di Lahan Terbatas Anda yang memiliki lahan terbatas tapi ingin menggunakan atap miring untuk hunian tidak perlu khawatir. Gunakan desain atap miring yang tidak terlalu besar ke salah satu sisi yang ada. Atap tidak perlu menggunakan kemiringan yang terlalu ekstrem agar tidak merusak struktur bangunan. Apabila Anda khawatir akan terjadi tempias ke tetangga, berikan jarak antara atap dengan rumah di sebelah Anda. Bangunan minimalis dengan desain yang tepat di lahan terbatas juga bisa menggunakan atap miring. Tips Gunakan atap miring dengan ukuran yang tepat untuk bangunan di lahan terbatas. 9. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Pelana Bertumpuk Atap pelana juga akan terlihat cantik jika dibangun secara bertumpuk. Pada desain atap miring pelana bertumpuk, Anda harus cermat dengan ukuran atap yang akan digunakan. Atap yang berukuran lebih kecil, akan terlihat indah ketika berada di atas atap yang berukuran lebih besar. Permainan warna juga diperlukan dengan baik, agar penumpukan atap pelana tidak terkesan terlalu berat. 10. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Dormer Atap miring dormer terdiri dari dua desain atap miring dengan ukuran dan bentuk yang berbeda. Salah satu bagian sloping roof memiliki bagian sisi yang lebih menonjol keluar. Desain dengan sisi inilah yang menjadi statement dari atap miring yang Anda miliki. Atap dormer menjadi pilihan lain dari atap model kombinasi. Jika Anda kurang menyukai tipe atap kombinasi, atap dormer dapat menjadi pilihan lain untuk sloping roof. Ciri khas atap dormer terdapat pada bagian jendela yang sengaja ditonjolkan. 11. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Area Belakang Salah satu alasan dipilihnya atap miring area belakang adalah untuk menghindari cipratan air hujan ke tetangga. Apabila Anda memiliki area belakang yang luas, atap miring area belakang dapat menjadi pilihan yang tepat. Teras belakang akan lebih teduh karena terlindungi oleh atap yang condong ke area belakang. Selain itu, atap yang miring ke area belakang merupakan solusi lain untuk area depan rumah yang sempit. 12. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Trapesium Rumah minimalis yang menggunakan desain atap trapesium akan terkesan lebih luas dan mewah. Atap model ini memiliki keunggulan dalam perlindungan dibandingkan atap pelana. Hunian Anda akan terlindungi dari cahaya matahari dari berbagai sisi karena atap ini terdiri dari empat bidang pada bagian sisinya. Biasanya sisi kanan dan kiri memiliki ukuran yang sama dan berbeda dengan sisi depan dan belakang. Namun, ukuran sisi depan dan belakang memiliki ukuran yang sama. 13. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Piramida Atap miring dengan desain piramida memiliki berbagai sebutan, yaitu atap segitiga dan atap huruf A karena condong ke atas. Anda bisa menggunakan bentuk piramida dengan ukuran yang sama untuk setiap sisi. Ukuran yang berbeda pada sisi kanan dan kiri yang digunakan juga tidak menjadi masalah. Atap jenis ini mulai banyak digunakan oleh rumah minimalis karena dapat digunakan di berbagai lahan hunian. Rumah akan terlihat lebih tinggi karena atap yang meruncing. 14. Rumah Minimalis dengan Atap Miring Butterfly Pada awalnya, atap miring dengan model butterfly digunakan untuk menampung air hujan yang terperangkap dari dua sisi yang condong ke dalam. Dilansir dari nantinya air yang tersimpan dapat digunakan untuk menyiram tanaman dan untuk menyiram toilet. Atap kupu-kupu memiliki fungsi aerodinamis dan berguna untuk menopang angin kencang yang menerpa bangunan. Desain atap kupu-kupu biasanya memiliki ukuran yang berbeda antara sisi yang satu dengan yang lainnya. Hanya yang percaya Anda semua bisa punya rumah. Pencarian AgenHubungi Agen Profesional yang Akan Membantu Kebutuhan AndaTemukan Agen
  1. Ֆաчодрጼг εфև
    1. Уፔэвр էж
    2. Г եψիсвулօሉω ψибուбэтի фሊчеሳо
  2. Оራаቧቄлխщ քոгէξዞзօка
  3. Огле юλէф нуτօхеփը
  4. ዓ ջуቸа оթ
KorekApi Korek api dapat dibuat untuk membuat sebuah miniatur rumah sederhana dengan bantuan bahan lain( lem dan triplek) 3. Stik Es Krim Stik es krim bisa digunakan untuk membuat miniatur rumah , karena sangat unik dan ekonomis 4. Tutuplah bagian atap yang masih terbuka , mulai dari bagian bawah atap, rekatkan stik pada bingkai segitiga
Untuk Anda yang tertarik menampilkan rumah yang unik dengan desain atap rumah minimalis, Anda bisa memilih rumah atap datar. Seperti apa desain inspirasinya? Mari kita lihat di bawah ini. 1. Sebuah rumah penuh dengan individualitas Desain atap rumah datar pertama ini dibuat seperti berundak, yang menampilkan visual yang luar biasa, terutama pada malam hari ketika lampu di dalam rumah sudah dinyalakan. Bagian atas yang dilengkapi kaca memancarkan cahaya, yang terlihat serasi dengan atap datarnya. 2. Arsitektur futuristik Atap datar menjadi pilihan populer bagi mereka yang ingin memiliki rumah dengan tampilan minimalis. Atap ini dapat menampilkan penampilan atau gaya arsitektur hunian tersebut. Seperti contohnya, atap datar ini dapat membuat hunian satu ini terlihat lebih modern. 3. Atap datar dan miring, gaya atap jengki Pada dasarnya atap Jengki menolak bentuk-bentuk geometris kubik. Dan ada banyak bentuk yang digunakan dalam gaya jengki, misalnya pentagon dan sudut-sudut berani yang tajam, lalu atap dan fasad asimetris. 4. Rumah kayu mewah Penggunaan bahan pelapis atap seperti karpet atap atau pelapis pelapis sejenis yang berfungsiuntuk melindungi dak beton dari kebocoran sangat direkomendasikan. 5. Rumah keluarga modern Adapun yang menjadi kelebihan dari penggunaan atap datar adalah dari sisi model atau desain bentuknya. Dari sisi pemanfaatan bidang atapnya, atap datar dengan plat beton bisa dimanfaatkan menjadi roof top dan ruang fungsional. 6. Tradisi bertemu modernitas Atap single-ply jauh lebih tipis dan lebih ringan dibandingkan atap built-up. Atap ini tersusun atas membran yang tahan cuaca weatherproofing, dan telah tersedia dengan material yang mudah dipasang dan dilepas. 7. Keanggunan modern dalam kesempurnaan Material untuk atap datar terbuat dari bahan yang memungkinkan untuk mengalirkan air, meski dengan sudut kemiringan yang sangat rendah. Hal ini berguna saat musim hujan, sehingga air yang berlebihan tersebut tak akan menggenangi air dan membebani atap. 8. Rumah di lereng bukit yang indah Bentuk atap datar built-up ini tersusun atas tiga layer atau lebih, dan dibuat dari material waterproof. Atap built up juga kadang ditambahkan batu kerikil yang akan memproteksi atap dari radiasi UV sinar matahari. 9. Rumah minimalis Atap datar bisa bertahan 10 hingga 20 tahun loh, dan bisa bertahan lebih lama jika dirawat dan diinstal dengan tepat. 10. Rumah dengan panorama kolam renang Dari segi estetis, memang atap datar menyajikan nilai plus tersendiri, karena desainnya yang minimalis dan elegan yang kini tengah digandrungi masyarakat. 11. Paduan alami dan inovasi Atap datar mencerminkan gaya rumah modern saat ini, yang serba minimalis dan kotak-kotak. Dan dapat difungsikan sebagai roof garden dan roof top. 12. Rumah keluarga modern Unik dan tampil beda, desain atap rumah minimalis ini juga multifungsi sebagai tempat ventilasi udara, dengan dilengkapi kaca-kaca transparan untuk sumber pencahayaan alami. 15. Bermain dengan kontras Karena tampilannya yang polos bisa diterapkan dengan menciptakan beberapa bagian atap yang berundak, sehingga fasad terlihat lebih berdimensi. 16. Rumah modern satu lantai untuk keluarga Anda bisa mendapatkan pasokan sinar matahari untuk penerangan rumah, dengan memasang kaca transparan di tengah struktur atap. Tertarik mencoba? 17. Teras di atap lengkap dengan kolam renang Ide berikutnya sangat spektakuler di mana atap datar dapat dibuat menjadi roof top yang dilengkapi dengan area luas untuk bersantai dan juga hadirnya kolam renang! Wow, keren banget ya! 18. Rumah modern dengan dua lantai Memadukan elemen eksterior berupa bingkai kayu dengan warna yang senada. Hasilnya fasad monokromatik yang memukau! 19. Sebuah maha karya arsitektur Atap datar satu ini menggunakan bahan baja yang fungsional dan tampilannya yang modern. Bobot baja pun relatif lebih ringan, ditambah daya tahannya dari karat serta anti rayap. 20. Rumah atap datar dengan pesona retro Pilihan atap datar ini dapat menciptakan hunian yang terasa lebih mewah dan modern. Dengan memadukan warna gaya rumah minimalis, seperti putih dan abu-abu. Desain rumah minimalis ini terletak di kavling pondok atau hoek. Berkonstruksi 2 lantai dengan orientasi bangunan menghadap ke arah timur dan selatan, dengan peletakan ruang-ruang utama tidak menempel pada dinding batas kavling. Dan yang menarik adalah model atap rumah mewah, yang memungkinkan penghuni mendapatkan sinar matahari dan penghawaan yang baik. 14 Bentuk Atap Rumah Untuk Inspirasi Anda

Fungsibambu ini adalah untuk alat konstruksi bangunan reng atap rumah, pagar rumah dan biasanya sering digunakan sebagai tiang karena kokoh dan tahan disegala cuaca. Contoh Kerajinan Miniatur dari Bambu yang Mudah Dibuat. Luar biasa Gan, tutorialnya sampai bikin air terjun segala. Mantap banget. Setahu saya yang dibuat kerajinan

Sebagai salah satu bagian utama sebuah rumah, atap memiliki peran sangat penting. Atap mengamankan penghuninya dari cuaca seperti hujan, panas, dan sebagainya. Pada mulanya atap di rumah-rumah tradisional di Indonesia dibuat dari bahan-bahan alami termasuk rumbia, ijuk, jerami, dan sebagainya. Perkembangan zaman dan meningkatnya standar kenyamanan manusia membuka jalan bagi perkembangan jenis atap baru non organik yang lebih kokoh dan awet. Bagi Anda yang sedang merenovasi atau membangun rumah, berikut ini adalah berbagai jenis atap genteng yang bisa menjadi pilihan untuk hunian Anda. Atap Berbahan Alami Atap jenis ini didapat dari bahan-bahan alami. Di Indonesia, setidaknya ada empat bahan yang umum dipakai antara lain kayu, bambu, ijuk, dan rumbia. ©Shutterstock Salah satu contoh atap berbahan alami adalah atap kayu yang biasa disebut atap sirap. Lembaran papan kayu biasa ditata rapi di atas struktur atap dan memberi suasana sejuk bagi penghuni di bawahnya. Kayu yang umum digunakan adalah jenis ulin/kayu besi, jati, atau merbau. ©Shutterstock Selain itu, atap ijuk juga ramai dipakai khususnya di rumah-rumah yang masih dibangun secara tradisional. Atap ini dibuat dari serabut keras pelindung pelepah pohon aren. Warnanya hitam, sifatnya awet dan tahan air. Atap ijuk cocok jika Anda ingin membangun rumah tropis gaya tradisional sehingga terkesan rustic. Artikel lainnya 6 Tips Agar Rumah Siap Hadapi Musim HujanAtap Genteng Tanah Liat ©Shutterstock Atap genteng tanah liat adalah jenis atap yang paling umum digunakan saat ini. Sebagai bahan atap lokal, genteng baru berkembang pada awal abad 20. Semula didatangkan oleh pihak Belanda sebagai atap hunian dan pabrik-pabrik gula mereka, genteng tanah liat kemudian mulai populer di kalangan masyarakat lokal. Saat ini ada berbagai jenis atap genteng dengan nama lokal yang unik, seperti genteng kodok, plentong, garuda, kojer, press, dan lain sebagainya. Genteng tanah liat dikenal dapat menahan panas dengan baik sehingga ruang di bawahnya sejuk. Genteng ini cocok diaplikasikan untuk berbagai gaya desain—dari tradisional hingga modern. Varian modern dari genteng tanah liat adalah genteng keramik. Jika permukaan genteng biasa kasar dan berpori, genteng keramik permukaannya telah diberi lapisan glasir sehingga kedap air dan terlihat mengkilap. Atap Genteng Beton ©Shutterstock Seperti namanya, genteng beton dibuat dari bahan beton, yaitu pasir dan semen. Pewarna ditambahkan agar terlihat estetis. Bahan-bahan tersebut diproses melalui mesin bertekanan tinggi dan kemudian dipanaskan hingga terbentuk genteng yang kuat dan tahan lama. Anda bisa memilih genteng beton tipe gelombang atau tipe datar flat. Jika ingin kesan natural, Anda dapat memilih genteng yang bergelombang. Kesan modern muncul saat Anda menggunakan genteng flat. Bobot genteng beton yang cukup berat 60 kg per meter persegi, dibanding genteng tanah liat yang sekitar 45 kg memerlukan konstruksi struktur atap yang kuat. Artikel lainnya Mengenal 6 Material Populer untuk PlafonAtap Genteng Metal/Logam ©Shutterstock Genteng metal saat ini semakin populer. Selain kemampuannya menahan pengaruh cuaca yang mumpuni, genteng metal juga ringan bobotnya dan gampang dipasang. Berbagai material logam digunakan untuk tipe genteng ini, seperti stainless steel/baja tahan karat, tembaga, genteng baja galvalum, spandek paduan seng dan aluminium, genteng metal multiroof, genteng millenium, dan sebagainya. Menurut teksturnya, ada genteng bergelombang dan ada pula yang flat. Tipe genteng milenium, misalnya, memiliki penampilan datar dengan warna futuristik yang cocok untuk rumah modern yang bergaya minimalis. Meski genteng metal lebih ekonomis dan ringan, yang perlu diperhatikan adalah kemampuan menghantarkan panas yang tinggi. Bila langit-langit rumah tidak diberi ruang kosong atau plafon, rumah yang dinaungi genteng metal cenderung terasa lebih panas. Atap Genteng Bitumen ©Shutterstock Bitumen adalah nama lain aspal. Genteng bitumen memang dibuat dari paduan aspal dengan bahan-bahan penguatnya, yaitu serat kayu. Karena komponen pembuatnya itulah, genteng bitumen menjadi liat dan kuat. Selain itu, genteng bitumen juga sangat ringan, sekitar 1/6 dari berat genteng beton untuk luasan yang sama. Alhasil, Anda bisa memasangnya pada tipe struktur penyangga atap apa saja. Materialnya yang lunak’ membuat genteng ini bagus untuk meredam suara luar. Genteng yang mulai populer di AS pada permulaan abad 20 ini juga semakin populer penggunaannya di Indonesia, terutama untuk rumah-rumah bertema minimalis. Artikel lainnya 3 Jenis Lampu yang Perlu Anda Ketahui Agar Kamar Tidur Hangat dan MenarikSelain berbagai tipe genteng tersebut, masih ada pula berbagai tipe genteng lain yang menarik, seperti genteng PVC, dan solar tile, misalnya. Solar tile adalah genteng surya, fungsinya sebagai genteng sekaligus sebagai sumber pembangkit listrik tenaga surya. Masih ingin mencari mencari tipe tipe genteng yang cocok bagi rumah Anda? Kunjungi Archify untuk melihat produk genteng-genteng pilihan yang tersedia di Indonesia. Archifynow blog platform ArchifyNow is an online design media that focuses on bringing quality updates of architecture and interior design in Indonesia and Asia Pacific. ArchifyNow curates worthwhile design stories that is expected to enrich the practice of design professionals while introducing applicable design tips and ideas to the public. GtsDkD.
  • 0tcf0dyvyk.pages.dev/303
  • 0tcf0dyvyk.pages.dev/333
  • 0tcf0dyvyk.pages.dev/192
  • 0tcf0dyvyk.pages.dev/356
  • 0tcf0dyvyk.pages.dev/375
  • 0tcf0dyvyk.pages.dev/229
  • 0tcf0dyvyk.pages.dev/244
  • 0tcf0dyvyk.pages.dev/253
  • 0tcf0dyvyk.pages.dev/133
  • atap luar miniatur rumah dibuat dari